Antisipasi Aksi Penyampaian Aspirasi FPI di Depan Masjid Ahmadiyah

Berita

 

C5U6pOqUkAAbaMe

Setelah Sat Pol PP Kota Depok bersama Tim Penertiban Terpadu lakukan penyegelan Masjid  Al Hidayah milik Ahmadiyah, Kamis (23/2/2017).

Imbas dari tindakan penyegelan ada sejumlah ormas Islam melakukan unjuk rasa untuk menentang ajaran Ahmadiyah di Sawangan Kota Depok Jawa Barat, Jumat (24/2/2017), awalnya mereka ingin menduduki Masjid milik Ahamadiyah  namun dilarang oleh Pihak Kepolisian karena keberadaan Masjid tersebut sudah disegel oleh Sat Pol PP Kota Depok.

Para pengunjuk rasa tersebut telah berkumpul dengan melakukan tablig akbar yang terletak sekitar 500 meter dari lokasi Masjid Al-Hidayah yang merupakan milik Ahmadiyah, masa hendak memasuki Masjid tersebut namun ditolak oleh Aparat Keamanan.

Ratusan aparat keamanan yang terdiri dari Polres Depok, Polda Metro Jaya, Brimob, TNI dan juga Satpol PP disiagakan untuk mengantisipasi timbulnya bentrokan yang bisa terjadi.

Ketegangan sempat terjadi puluhan massa dari ormas Islam FPI untuk memaksa masuk karena mereka ingin ketegasan dari Pemerintah Kota Depok untuk menutup secara permanen Masjid Ahmadiyah tersebut karena Masjid tersebut sudah 6 (enam) kali disegel oleh Pemerintah Kota Depok.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan (Gaktur) Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Yamrin Madina mengatakan penyegelan yang pertama pada 2013. “Ini penyegelan yang keenam,” jelasnya.

Penyegelan masjid tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama Nomor 3 Tahun 2008 dan Nomor 199 Tahun 2008, Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2011 tentang Larangan Kegiatan Jemaah Ahmadiyah Indonesia di Jawa Barat.

Selain itu juga Peraturan Daerah Depok Nomor 9 Tahun 2004 tentang Pejabat Penyidik Negeri Sipil, serta Peraturan Wali Kota Depok Nomor 9 Tahun 2011 tentang Larangan Jemaat Ahmadiyah Indonesia di Depok.

(moel)

C5ap5DOU0AAEyKx C5ap1APU8AAR6AL